URBAN VINTAGE is Getrunbavian. - ydstrprmn
Headlines News :
Home » » URBAN VINTAGE is Getrunbavian.

URBAN VINTAGE is Getrunbavian.

Written By Yudhistira Pramana on Oct 27, 2011 | 6:26 PM

URBAN VINTAGE

Sebut saja mereka band dengan personil aneh. ERU MULYA PRATAMA (Vocal & gitar), manusia paling depan dengan senjata gitar dengan lafal british cukup kental, disibukkan dengan kisah kasmaran dan menjadi salah satu anggota alat tiup dalam kelompok marching band, HILARIUS RIA EFNU NIRWANA (Gitar), remaja sempoyongan, lusuh, nomaden, yang masih berkutat dengan kualitas hidup, masih dengan penyakit klasik mabuk darat, dan silahkan tanyakan dia tentang musik 90an, dia fasih akan hal itu, lalu ada TWENTY ADE DWI CONDRO (Bass), karyawan bank yang harus mengejar target supaya dapat sebuah prestasi yang baru-baru ini katanya baru dapeat promosi, Lalu BENY MARTANTO a.k.a Bendot (Drum) drummer ceking berperawakan mirip Johny Greenwood, saya mengidolakan gaya bermain drum makhluk satu ini. Ngomong saja kadang tidak jelas, tiba - tiba tertawa sendiri, absurd. Mereka juga termasuk teman nongkrong saya, Eru pernah jadi teman ngeband waktu pertama kali kejogja, dan efnu udah kenal sejak zaman MIRC. Ya, mereka memang idola, tepatnya band mereka yang idola.

Jossie was here adalah lagu pertama yg saya denger, waktu itu efnu mengirimkannya via yahoo messengger. Awalnya masih biasa saja mendengarnya, Saya percaya bahwa musik yang bagus itu, adalah musik yg bisa membuat bulu kuduk saya berdiri, bahasa kerennya merinding. Kemudian beberapa lama, Track Sorry, nah ini dia awal kecintaan saya pada karya mereka, Jika mereka tetap konsisten, saya yakin mereka bisa lebih membuat karya yg lebih hebat lagi dari Sorry. Aroma psychdelic mulai kerasa di album ini, entah saya mulai tau psychdelic sejak kapan, tapi saya rasa ini tepat, saya bisa menikmati ini sebagai sesuatu yang sangat wajar, Dengarkan pada bagian Reff nya, Backing vocalnya terasa begitu manis, sangat manis, nadanya tepat dan juga pas. Sorry adalah track favorit saya bukan berarti track yang lain tidak saya perhatikan, justru setelah era sorry, mereka semakin mengeksplor refrensi mereka lebih luas. Sebut saja God day Freedom, Inilah fase dari Urban vintage yang masih muda menjadi fase yang lebih dewasa, dengan kesibukan yang mereka punya tiap personil, bukan berarti karya harus muncul begitu saja tanpa di olah lagi. Mereka rajin, sampai pada saat titik karya mereka harus benar2 mencapai satu kata sepakat. Kembali lagi saya tidak akan menyama2kan musik mereka seperti siapa, karna semua unsur sangat berpengaruh dalam berkarya. Skill musikalitas mereka terbatas, tapi daya imajinasi mereka tak terbatas, kadang saya iri pada karya2 mereka yang luar biasa ini. Good day freedom yang diawali dengan solo gitar dinada minor, Ini lagu yang datar, tapi tak sedatar rasanya, Nada chord yang minim, harmonisasi yang begitu rapi, unsur psychdelic yang kental sekali, Jikalau saya dilahirkan dan punya keajaiban cepat paham dengan musik yang pada ngehip pada zaman itu, mungkin dari dulu saya sudah mau mencerna pink floyd, the doors, modest mouse, dan kawanan2nya. Namun apa daya bapak saya hanya penggemar godbless dan iwan fals. Dan itu mempengaruhi selera saya.

Lalu menyimak Getrunbavian, ini anagram dimana judul ini diambil dari nama urban vintage sendiri. Intro drum yang sangat bersemangat, saya yakin duet pembentuk ritmis bendot dan condro tidak bisa diremehkan disini, mereka melengkapi satu sama lain, kemudian efnu yang menjaga dibagian rythm section kadang bermain nakal, dan Eru paham dengan keterbatasan ini. Lagi - lagi ditengah lagu ada permainan emosi. Great. Bener khan daya imajinasi mereka tidak terbatas. Nah Today is for tomorrow adalah track yang paling favorit dari semua, maaf untuk Sorry, kamu menjadi nomor dua setelah track ini. today is for tomorrow merupakan titik klimaks untuk Urban Vintage, Ini karya yang fenomenal, Jika Nirvana ada smile like teen spirit, mungkin Urban Vintage harus bangga mereka punya track seperti today is for tomorrow. Cukuplah saya menjabarkan karya mereka seperti apa sebelumnya. Ini komposisi dimana ada ketidak percayaan jika dipandang dari segi musikalitas mereka, Saya pun pernah beberapa kali ikut mereka untuk latihan distudio, dan sampai sekarang saya belum menemukan titik kenyamanan ketika jamming dengan mereka. Apa mungkin daya imajinasi saya terbatas, mungkin saja benar.

Saya mungkin adalah orang pertama yang akan membeli rilisan mereka, Jika saya punya duit banyak, kalian tidak akan susah lagi buat rilis album yang lumayan ketunda lama karna sang operator sibuk trip top 40an. Tetap akan saya tunggu ini, dan berdoa buat Urban vintage dan teman2, semoga niat kalian merilis album tidak berhenti. Saya salute, dan saya setia menunggu panggungan kalian. Hormat Grak Urban Vintage.

Silahkan Mendengarkan lagu mereka disini

Urban Vintage | Facebook | Myspace

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ydstrprmn - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger